Mengenal Jenis-Jenis Malware yang Dapat Mengancam Data Perusahaan

Malicious Software (Malware) merupakan sebuah perangkat lunak berbahaya yang mudah menyebar dan menginfeksi komputer. Tanpa disadari sistem dan aplikasi pada inti komputer telah dirusak, bahkan informasi pribadi dapat diketahui dan disalahgunakan oleh orang lain hanya karena aktivitas browsing yang sehari-hari dilakukan.

Malware merupakan “induk” dari beberapa program peretas, seperti virus komputer, worm, trojan, spyware, dan lainnya. Pada umumnya serangan ini dapat mengakibatkan kekacauan pada suatu sistem. Melalui malware, peretas dapat mempengaruhi jalannya bisnis. Peretas dapat membuat bisnis perusahaan mengalami kerugian yang besar dengan cara mengubah tampilan situs web, mengunggah iklan jahat, bahkan memberi peretas akses untuk masuk ke situs web perusahaan. Serangan malware tidak hanya akan merugikan perusahaan dan pelanggan, namun juga merusak reputasi bisnis dalam jangka waktu yang panjang.

Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G.Plate bilang, telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk langkah antisipasi. Tahap awal, kementerian ini akan memprioritaskan pengamanan berdasarkan peta jalan cyber security, yakni sektor hukum, perbankan, transportasi, dan energi. “Pemerintah juga sudah membentuk Badan Cyber Nasional, tapi peraturan presiden masih diproses,” Ucapnya.

Sebuah program memiliki jenis dan bagiannya. Demikian halnya dengan Malware, memiliki bagiannya dan tanpa disadari sering dijumpai. Contohnya seperti virus, adware, trojan horse, worm, spyware, backdoor, BOTS, dan lain sebagainya. Jenis Malware tersebut berbeda nama, cara kerja, serta tujuan dan cara penyebarannya.

Virus

Virus merupakan salah satu jenis Malware yang mempunyai kemampuan untuk memanipulasi data, menginfeksi, mengubah dan merusak sebuah program komputer perusahaan. Adapun kemampuan lain dari virus ini, yaitu dapat menggandakan diri dengan cara menyelipkan program dari kopian dari asal dirinya menjadi bagian dari program lain di komputer. Salah satu jenis malware yang cara kerjanya membutuhkan perantara sebagai activator. Biasanya, activator dari virus computer adalah pengguna itu sendiri.

Worms

Merupakan sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan dirinya melalui kopian dan secara mandirinya virus akan menyebar dengan cepat pada berbagai jaringan komputer melalui port (lubang) keamanan yang terbuka. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri.

Trojan Horse

Merupakan sebuah program komputer yang mempunyai kemampuan yang tidak bisa di lacak dan seakan-akan baik untuk di gunakan yang ujung-ujungnya merusak sistem. Trojan Horse mempunyai kemampuan yang tidak bisa di lacak dan seakan-akan baik untuk di gunakan. Pada akhirnya program tersebut berhasil merusak sistem dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang di ambil dari korban secara diam-diam dan kemudian membajaknya.

Adware

Adware merupakan sebuah perangkat lunak yang menampilkan unduhan iklan tanpa izin dan menampilkan spanduk pada antarmuka pengguna program saat pengguna terhubung ke internet. Adware dimasukkan secara diam-diam oleh pembuat program dengan kemampuan untuk mengunduh dan menampilkan materi iklan secara otomatis tanpa di ketahui penggunanya. Adware ini umumnya berbentuk seperti iklan Pop-Up yang ada di suatu situs.

Bots

Sebuah proses yang bekerja secara otomatis yang kemudian berinteraksi dengan jaringan lain. Bots akan bekerja seperti worm yang dapat menduplikatkan diri dan menginveksi/menyebarkan virus ke komputer. Perbedaannya BOTS itu memerlukan perintah atau arahan dari si pembuat bot itu sendiri supaya dia bereaksi. Contohnya seperti mendapatkan informasi penting, DoS, Spam dan sebagainya.

Spyware

Secara umum, spyware merupakan aplikasi yang bisa membocorkan data atau informasi perilaku atau kebiasaan user komputer. Program tersebut bisa mengumpulkan berbagai informasi seputar user dan selanjutnya mengirimkan informasi tersebut ke lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Yang selanjutnya, informasi tersebut akan diberikan kepada pihak luar tanpa diketahui oleh user tersebut. Biasanya spyware sering memakan bandwith internet dengan pop up yang muncul dalam konten. Biasanya hal tersebut membuat koneksi internet terus melambat.

Ransomware

Ransomware merupakan jenis perangkat perusak yang dirancang untuk menghalangi akses kepada sistem komputer atau data. Ransomware ini khusus menargetkan perusahaan/korporasi dengan mengkompromikan jaringan yang kemudian mencoba untuk mengenkripsi semua perangkatnya. Selama penyebaran Ransomware berlangsung, peretas akan memeriksa proses dan layanan yang terkait dengan program keamanan. Jika ditemukan, program dinonaktifkan sebelum melanjutkan dengan proses infeksi.

Backdoor

Backdoor disisipkan ke dalam kode sistem maupun sebuah program secara diam-diam sehingga pengguna tidak mengetahui ada backdoor pada sistemnya. Akibatnya, pembuat backdoor tadi dapat masuk dan mendapatkan akses ke dalam sistem pengguna bahkan dapat mengakses keseluruhan sistem. Malware jenis ini masuk dengan memanfaatkan celah Backdoor dari sebuah perangkat yang sering di selipkan melalui Trojan atau Worm.

Dengan demikian, beberapa jenis malware tersebut sangat berbahaya bagi sistem data perusahaan, karena dapat merugikan dan menyebabkan kerusakan. AMT IT Solution memiliki berbagai solusi untuk dapat melindungi sistem data perusahaan Anda. Dengan begitu perusahaan Anda tetap tenang dan aman tanpa adanya gangguan malware dari pihak manapun.

Related Post :

Share This :
Contact Us whatsapp