Your Details

    Click Here to get your PDF.

    Challenges

    • Many of the physical servers were old, at risk of hardware failure and needed to be retired permanently.
    • In the event of hardware error (server failure, disk failure, etc..) a speedy recovery option was mandatory, requiring a high-availability solution.
    • The client required a solution that reduced their dependency on power and cooling energy.
    • Separation of computing and storage was required with external storage capable of extending the storage capacity.
    • A centralized management platform for different hardware components was required.
    • Automatic backup features for all the data was mandatory.

    Solution
    My client originally had 20 physical servers and 15 VMs running on VMware. Sangfor proposed a customized solution of Sangfor HCI aServer with aSV and aSAN license. We replaced all the old physical servers with only 4 Sangfor HCI servers and migrated the VM with high utilization through the Sangfor platform. In upcoming upgrades Sangfor plans to migrate all VMs from VMware to Sangfor HCI.

    Solution Details
    Sangfor used four x86 servers and aServer 2200 to build one cluster allowing for potential extension of up to a maximum of 64 servers in one cluster.

    Sangfor used two switches to build the storage area network as a redundancy with a 10GB connection. A 10GB port was used as a business port for VM to access the network. A 1GB port was installed as a dedicated management port.

    Proposed Migration Plan:

    Step 1: Migrate the existing physical servers onto Sangfor HCI. Most of the existing physical servers were old and at high risk of hardware failure which would lead to data loss, significantly impacting business.

    Step 2: Migrate all virtual machines running VMware by first managing them using Sangfor HCI on a centralized platform. Then begin a gradual migration of the VMs to Sangfor HCI based on individual VM status beginning with the most utilized VM and working down.

    Tantangan

    • Banyak kondisi server/pusat penyimpanan informasi sudah tua/lama, berisiko mengalami kegagalan pada perangkat keras sehingga perlu dihentikan total/permanen.
    • Saat muncul masalah pada perangkat keras (kegagalan server, kegagalan disk, dan lain sebagainya) kecepatan pemulihan adalah hal yang bersifat mandatori/wajib, membutuhkan solusi dengan tingkat ketersediaan yang tinggi.
    • Klien memerlukan solusi yang dapat mengurangi ketergantungannya terhadap daya dan tenaga pendingin.
    • Dibutuhkan pemisahan komputasi dan penyimpanan yang didukung dengan penyimpanan eksternal yang mampu memperluas kapasitas penyimpan
    • Diperlukan platfor manajemen yang terpusat untuk komponen perangkat keras berbeda.
    • Fitur penyimpanan cadangan data secara otomatis bersifat wajib.

    Solusi
    Klien saya awalnya memilki 20 server fisik dan 15 VM yang berjalan di VMware. Sangfor menawarkan solusi khusus dari Sangfor HCI aServer dengan aSV dan lisesnsi aSAN. Kami mengganti semua server lama dengan hanya 4 server Sangfor HCI dan memindahkan VM dengan pemanfaatan yang optimal melalui platform Sangfor.

    Rincian Solusi
    Sangfor menggunakan empat x84 server dan aServer2200 untuk membangun satu kelompok yang memungkinkan kemampuan untuk memperluas kapasitas maksimum dari 64 server dalam satu kelompok.

    Sangfor menggunakan dua saklar untuk membangun jaringan area penyimpanan sebagai kelebihan dengan koneksi 10GB.

    Rencana Pemindahan

    Tahap 1: Mengganti server yang ada dengan Sangfor HCI. Sebagian besar dari server yang ada tersebut sudah lama dan berisiko tinggi mengalami kegagalan perangkat keras yang dapat mengakibatkan hilangnya data, dan dapat secara signifikan berdampak pada bisnis.

    Tahap 2: Memindahkan seluruh mesin virtual yang menjalankan VMware dengan mengelolanya terlebih dahulu menggunakan Sangfor HCI di platform yang terpusat. Kemudian melakukan proses pemindahan VM ke Sangfor HCI secara bertahap berdasarkan status VM individual dimulai dari VM yang paling banyak/sering digunakan dan sedang bekerja.