Your Details

    Click Here to get your PDF.

    Huawei Helps Semen Indonesia Construct An Sdn-Based Data Center Network

    In the face of such fast business growth, Semen Indonesia is looking to improve automation and digitalization with an optimal ICT infrastructure. As such, the existing ICT infrastructure needed to be reinvented. ICT infrastructure transformation must avoid service interruptions to prevent financial losses, as it is estimated that if services are interrupted for half an hour, financial losses will reach USD 100,000 (IDR 1.45 billion). Devices from multiple vendors coexist on the live network, and the growing diversity of services complicates network Operations and Maintenance (O&M) and interoperability. The upgraded ICT infrastructure must reduce network complexity. Additionally, this new ICT infrastructure needs to be future-proof and meet service development needs over the next three to five years.

    Previously, Semen Indonesia’s services were run using a single data center. If a data center outage lasted more than two hours, business transactions would be hindered, manufacturing and distribution would be delayed, and IT infrastructure and systems would be interrupted.

    Solution

    To improve ICT services for business continuity, Semen Indonesia initiated an active-active data center project. The new data center infrastructure must use the latest technologies and ensure data security, reliability, and continuity.

    Semen Indonesia’s active-active data center needed to feature:

    • Active-active data center infrastructure between DC1 and DC2 for Tier-1 applications, and active-standby between DC1 and DC2 for Tier-2 applications
    • Software-Defined Networking (SDN)-based automation
    • Smooth Virtual Machine (VM) migration within a single data center and across multiple data centers.
    • Strong network security protection with Intrusion Prevention System (IPS), anti-virus capabilities, bandwidth management, firewall security policies, and security group features
    • Network load-balancing
    • Future-proof support for software and hardware needs for at least the next five years

    After assessing Semen Indonesia’s situation and requirements, Huawei proposed a CloudFabric Active-Active Data Center Solution that uses SDN technology to avoid single-site data center failures and ensure continuity and availability of key services.

    Huawei’s expert team assisted Semen Indonesia sort their services and redefine their network using Huawei CE-series switches that feature a spine-leaf architecture and SDN technology, Next-Generation Firewalls (NGFWs), RH-series servers, and storage, all running on a single cloud platform.

    Huawei’s holistic solution effectively interoperates with legacy products and solutions, minimizes project costs, and reduces the Total Cost of Ownership (TCO).

    Huawei also provided a complete data center migration solution to ensure smooth service migration and avoid losses caused by service interruptions.

    Huawei’s SDN-capable solution deploys Virtual Extensible Local Area Network (VXLAN) to set up active-active data centers and ensure smooth VM migration between data centers.

    The new data center network has the following functional areas: Border Zone, Core Zone, Product Zone, and Management Zone.

    • Border Zone: Provides Internet access, third-party bank connectivity, and branch office connectivity.
    • Core Zone: Provides routing and interconnection between other zones, as well as between data centers.
    • Product Zone: Defines the service resources and network resources using SDN technology
    • Management Zone: Manages all devices via out-of-band interfaces.

    Overall Network Topology

    “Huawei uses SDN technology to help us build an active-active data center that implements network automation and accelerates service rollouts, down from one week to one hour,”

    Huawei’s CloudFabric Solution helps Semen Indonesia build an SDN-based data center network. By automating network configuration and adding L4-to-L7 value-added services (such as firewalls and load balancers) for on-demand application networks, this new network implements Network-as-a-Service (NaaS) and greatly improves service deployment efficiency while simplifying network O&M.

    A highly reliable Disaster Recovery (DR) and backup solution from Huawei greatly improves the availability and security of Semen Indonesia’s core network systems. In addition, the migration from the old systems to new ones with efficient interoperability is interruption-free. Huawei’s solution ensures smooth evolution and will support the service needs of Semen Indonesia over the next five years.

    Benefits

    The Huawei solution benefits Semen Indonesia in a number of very tangible ways. For example:

    • The highly available data center delivers more stable and reliable services, eliminating the risks of service interruptions.
    • SDN support ensures the innovativeness and scalability of IT systems.
    • Layered service DR design, in-depth optimization on IT systems, and more efficient O&M maximizes Return On Investment (ROI).

    Huawei Membantu Semen Indonesia dalam membangun Jaringan Pusat Data Berbasis SDN

    Dalam menghadapi pertumbuhan bisnis yang begitu cepat, Semen Indonesia berupaya meningkatkan otomatisasi dan digitalisasi dengan infrastruktur TIK yang optimal. Dengan demikian, infrastruktur TIK yang ada perlu diciptakan kembali. Transformasi infrastruktur TIK harus menghindari gangguan layanan untuk mencegah kerugian finansial, karena diperkirakan jika layanan terganggu selama setengah jam, kerugian finansial akan mencapai USD 100.000 (Rp1,45 miliar). Perangkat dari beberapa vendor hidup berdampingan di jaringan yang sama, dan semakin beragamnya layanan mempersulit Operasi dan Pemeliharaan jaringan (O&M). Infrastruktur TIK yang ditingkatkan harus mengurangi kompleksitas jaringan. Selain itu, infrastruktur TIK yang baru harus bertahan untuk jangka panjang dan memenuhi kebutuhan pengembangan layanan selama tiga hingga lima tahun ke depan.

    Sebelumnya, layanan Semen Indonesia dijalankan dengan pusat data tunggal. Jika pemadaman pusat data berlangsung lebih dari dua jam, transaksi bisnis akan terhambat, pembuatan dan distribusi akan tertunda, sehingga infrastruktur dan sistem IT akan terganggu.

    Solusi

    Dalam meningkatkan layanan TIK untuk kelangsungan bisnis, Semen Indonesia memprakarsai proyek pusat data aktif. Infrastruktur pusat data yang baru harus menggunakan teknologi terbaru dan memastikan keamanan, keandalan, dan kontinuitas data.

    Pusat data aktif semen Indonesia harus memiliki fitur:

    • Infrastruktur pusat data aktif-aktif antara DC1 dan DC2 untuk aplikasi Tier-1, dan siaga aktif antara DC1 dan DC2 untuk aplikasi Tier-2
    • Software Defined Networking (SDN) yang berbasis automation
    • Kelancaran migrasi virtual machine (VM) dalam satu pusat data dan beberapa pusat data lainnya.
    • Perlindungan keamanan jaringan yang kuat dengan Intrusion Prevention System (IPS), kemampuan anti-virus, manajemen bandwidth, kebijakan keamanan firewall, dan keamanan fitur grup
    • Network load-balancing
    • Full support untuk kebutuhan software dan hardware dalam jangka lima tahun ke depan

    Setelah menilai situasi dan persyaratan Semen Indonesia, Huawei mengusulkan solusi pusat data aktif CloudFabric yang menggunakan teknologi SDN untuk menghindari kesalahan pusat data pada situs utama serta memastikan semua dapat berjalan berkesinambungan dan ketersediaan layanan utama.

    Tim Huawei membantu Semen Indonesia mensortir layanan mereka dan mendefinisikan kembali jaringan mereka menggunakan switch Huawei CE-series yang menampilkan arsitektur spine-leaf dan teknologi SDN, Next-Generation Firewalls (NGFWs), server seri-RH, dan Storage, semua berjalan pada sebuah platform single cloud.

    Huawei’s holistic solution bekerja sama secara efektif dengan produk dan solusi yang lama, sehingga hal ini dapat menghemat biaya proyek dan mengurangi jumlah biaya kepemilikan (TCO).

    Huawei juga menyediakan solusi migrasi pusat data lengkap untuk memastikan migrasi layanan dapat berjalan dengan lancar dan menghindari kerugian yang disebabkan oleh gangguan layanan.

    Solusi SDN Capable Huawei menyebarkan virtual extensible Local Area Network (VXLAN) untuk mengatur pusat data aktif dan memastikan migrasi VM dapat berjalan dengan baik antar pusat data.

    Jaringan pusat data baru memiliki area fungsional berikut: Zona Perbatasan, Zona Inti, Zona Produk, dan Zona Manajemen.

    • Border Zone: menyediakan akses internet, konektivitas Bank third-party, dan konektivitas kantor cabang.
    • Core Zone: menyediakan routing dan interkoneksi antara zona lain ke pusat data.
    • Product Zone: Menentukan sumber daya layanan dan sumber daya jaringan menggunakan teknologi SDN
    • Zona manajemen: mengelola semua perangkat melalui Out-of-band tatap muka.

    Topologi jaringan secara keseluruhan

    “Huawei menggunakan teknologi SDN untuk membantu kami membangun pusat data aktif yang mengimplementasikan otomatisasi jaringan dan mempercepat rollout layanan, sehingga dapat menurunkan proses waktu dari satu minggu menjadi satu jam,”

    CloudFabric Solution Huawei membantu semen Indonesia membangun jaringan pusat data berbasis SDN. Dengan mengotomatisasi konfigurasi jaringan dan menambahkan layanan bernilai tambah L4-ke-L7 (seperti firewall dan load balancers) untuk jaringan aplikasi sesuai permintaan, jaringan baru ini mengimplementasikan Network-as-a-Service (NaaS) dan sangat meningkatkan efisiensi penyebaran layanan sambil menyederhanakan O&M jaringan.

    Solusi Disaster Recovery (DR) dan cadangan  dari Huawei sangat meningkatkan ketersediaan serta keamanan sistem jaringan inti Semen Indonesia. Selain itu, migrasi dari sistem lama ke yang baru dengan interoperabilitas yang efisien ialah bebas gangguan. Solusi Huawei memastikan evolusi yang lancar dan akan mendukung kebutuhan layanan Semen Indonesia selama lima tahun ke depan.

    Manfaat

    Solusi  dari Huawei sangat membantu semen Indonesia. Sebagai contoh:

    • Pusat data yang sangat tersedia memberikan layanan yang lebih stabil, sehingga dapat menghilangkan resiko gangguan layanan.
    • Dukungan SDN memastikan inovasi dan skalabilitas sistem IT.
    • Optimalisasi pada sistem IT dan O&M yang lebih efisien memaksimalkan Return On Investment (ROI).