Sejarah Perkembangan Komputer

Altair 8800, Komputer Pertama di Dunia : Sejarah dan Perkembangan

Perkembangan teknologi dan informasi di abad-21 bergerak dengan sangat cepat. Setiap orang pada umumnya telah menjadi pengguna teknologi dan merasakan internet. Teknologi seperti smartphone, Tablet, Notebook, Laptop, dan Personal Computer (PC) bukan lagi menjadi benda yang tabu di era globalisasi saat ini.

Menarik lebih jauh tentang sejarah perkembangan teknologi. Dahulu dan sekarang bisa dianalogikan seperti langit dan bumi. Perkembangan teknologi saat ini sudah begitu pesat dan maju. Namun pada masa itulah momen paling penting dalam era teknologi informasi yang berdampak pada persebaran komputer pribadi ke seluruh penjuru dunia. Namun tahukah Anda dengan sejarah perkembangan personal computer? Dan bagaimana proses penciptaan PC pertama di dunia?

Sebelum membahas tentang sejarah, umumnya personal computer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik. PC terdiri dari beberapa komponen yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan lainnya, agar menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Kata computer pernah dipergunakan untuk mendefinisikan orang yang melakukan perhitungan aritmetika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise, Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk “orang yang menghitung” kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai “alat hitung mekanis”.

 

Pada tahun 1976 perusahaan bernama MITS dipimpin oleh Henry Edwards Roberts merancang komputer pertama di dunia dengan nama Altair 8800. Sebelumnya pada tahun Oktober 1974 prototype pertama telah dirancang dan dipersiapkan sendiri oleh Robert, dia ingin membuat computer berbasis Intel 8080. Namun pada saat itu telah banyak komputer berbasis Intel 8008, tetapi tidak cukup kuat untuk menjalankan program tingkat tinggi seperti BASIC. Sedangkan Robert merancang Altair 8800 untuk memiliki performa yang kuat dengan sistem yang dapat dikembangkan. Perangkat ini memungkinkan dapat digunakan untuk berbagai aplikasi.

Allen lantas coba menghubungi Ed Roberts. Allen mempresentasikan ide dan konsep tentang microcomputer Basic. Kedua sahabat, Gates dan Allen pun bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan microcomputer Basic pertamanya. Pada Januari 1975 Gates memilih keluar dari Harvard di tahun keduanya. Ia memilih bergabung dengan Allen yang lebih dulu menjadi karyawan MITS di Albuquerque, New Mexico.

Perangkat ini dilengkapi dengan mikroprosesor Intel 8080 dan memori 256 byte. Ditambah dengan bahasa pemrograman untuk Altair adalah BASIC yang dibuat oleh Bill Gates dan Paul Allen. Pada tahun 1975 Altair tersedia di pasaran dengan harga 1975 Altair 8800 yang mencapai 400USD.

The Altair juga menghimbau kepada individu dan bisnis yang hanya ingin komputer dan membeli versi rakitan. The Altair secara luas diakui sebagai percikan yang memicu revolusi komputer mikro. Bus Komputer yang dirancang untuk Altair menjadi standar de facto dalam bentuk bus S-100, dan bahasa pemrograman pertama untuk mesin itu pendiri produk Microsoft, Altair BASIC.

Setelah rilisan awalnya, bulan berikutnya. MITS menerima 1.000 pesanan untuk Altair 8800. Waktu pengiriman berselang selama 60 hari. Lamanya waktu pengiriman akibat dari Roberts yang sedang fokus pada perangkat ini agar dapat mengikuti perintah dengan tepat. MITS mengaku telah menjual 2.500 produk Altair 8800 pada akhir Mei. Pada bulan Agustus penjualan semakin bertambah sampai dengan 5.000. MITS sendiri tidak memiliki banyak karyawan, jumlahnya masih di bawah 20 orang. Namun pada bulan Oktober jumlah karyawan bertambah menjadi 90 orang.

Pada saat pertama kali dijalankan, Altair 8800 memunculkan pesan Altair Basic, namun sayangnya terjadi crash. Program pertama yang diketik adalah “10 print 2+2” dan setelah mengetik “run” muncul jawaban yang benar “4”. Setelah itu Allan mendapat tawaran sebagai director of software, sedangkan Bill Gates bekerja paruh waktu di MITS setelah dia selesai kuliah. Kedua sahabat tersebut kemudian berhenti dari MITS dan mendirikan perusahaan sendiri bernama Microsoft.