Temuan audit yang muncul secara berulang dari tahun ke tahun merupakan tanda adanya masalah mendasar dalam sistem pengendalian internal perusahaan. Kondisi tersebut dapat berdampak serius pada kepatuhan, reputasi, hingga kinerja bisnis. Untuk itu, penting bagi perusahaan memahami cara mengatasi temuan audit berulang secara sistematis dan berkelanjutan.
Berikut ini beberapa dampak temuan audit berulang bagi kelanjutan bisnis perusahaan:
Adanya temuan audit yang tidak terselesaikan dapat memicu ketidakpatuhan terhadap regulasi atau standar industri. Dalam sektor tertentu seperti keuangan atau BUMN, masalah ini dapat berujung pada sanksi administrasi maupun denda.
Ketika terdapat temuan yang berulang, maka efektivitas fungsi audit internal akan dipertanyakan. Hal ini dapat berdampak pada kredibilitas tim karena dianggap tidak mampu memastikan perbaikan berjalan dengan optimal.
Temuan audit yang tidak diperbaiki akan menimbulkan celah yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan fraud hingga menyebabkan kerugian finansial yang lebih besar.
Adanya temuan audit membuat tim audit harus mengulang pemeriksaan terhadap isu yang sama. Hal ini dapat memakan waktu dan sumber daya, sehingga menurunkan efisiensi kerja tim audit.
Memahami cara mengatasi temuan audit yang terus berulang membutuhkan pendekatan reaktif dan preventif. Berikut cara yang dapat Anda lakukan:
Perusahaan perlu mengidentifikasi akar permasalah atau Root Causes Analysis (RCA) secara menyeluruh. Dengan begitu, solusi yang diterapkan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.
Setiap temuan perlu disertai rencana tindakan yang jelas, lengkap dengan target waktu penyelesaiannya. Tanpa timeline yang terukur, penyelesaian temuan akan sering tertunda.
Cara mengatasi temuan audit berulang selanjutnya adalah dengan menunjuk penanggung jawab atau PIC secara formal. Sehingga tanggung jawab antar divisi dapat dilaksanakan dengan baik.
Lakukan pemantauan secara berkala serta mekanisme eskalasi untuk memastikan temuan yang belum terselesaikan mendapat perhatian dari manajemen.
Keterlibatan manajemen dapat memperkuat komitmen perusahaan dalam menyelesaikan temuan audit hingga tuntas. Namun, strategi ini akan sulit berjalan maksimal jika masih mengandalkan komunikasi manual melalui email.
Penggunaan audit management system seperti Auditrunner dapat menjadi solusi strategis dalam menerapkan cara mengatasi temuan audit berulang. Beberapa diantaranya yaitu:
Setiap temuan audit dapat langsung dikonversi menjadi action plan dengan status, PIC, serta timeline yang jelas dalam satu sistem terintegrasi.
Sistem Auditrunner akan mengirimkan pengingat otomatis kepada PIC ketika mendekati tenggat waktu, sehingga meminimalkan keterlambatan.
Sistem Auditrunner akan mengirimkan pengingat otomatis kepada PIC ketika mendekati tenggat waktu, sehingga meminimalkan keterlambatan.
Seluruh dokumen dan evidence tersimpan dalam satu platform, sehingga memudahkan pelacakan dan jejak audit.
Laporan dapat dihasilkan secara cepat dan terstruktur untuk kebutuhan rapat dewan direksi maupun komite audit.
Penerapan strategi yang terstruktur dengan dukungan sistem integrasi dari Auditrunner membuat perusahaan dapat memastikan setiap temuan ditangani dengan tuntas. Inilah langkah nyata dalam menerapkan cara mengatasi temuan audit berulang secara efektif dan berkelanjutan.
AMT IT Solutions sebagai Auditrunner Official Partner dapat membantu Anda menyediakan sistem audit yang terintegrasi. Untuk konsultasi dan informasi selengkapnya, hubungi marketing@amt-it.com atau klik ikon WhatsApp.
Contact us