Penerapan Machine Learning Pada GRC Buat Pekerjaan Lebih Mudah

Di era transformasi digital, teknologi menjadi bahan pembicaraan yang sangat menarik. Teknologi sangat dibutuhkan untuk menjadi solusi bagi perusahaan yang terus beradaptasi di masa normal yang baru. Salah satunya, seperti Machine Learning.

Berbagai orang membicarakan Machine Learning. Teknologi ini menjadi bahasan penting di berbagai industri, perusahaan akan menghasilkan banyak peluang bisnis baru dari teknologi tersebut. Machine Learning mendapat perhatian lebih, karena kegunaannya dapat diadopsi untuk berbagai hal.

Machine Learning dipercaya dapat membantu menjadi solusi bagi suatu persoalan bisnis yang dihadapi. Khususnya bagi tim manajemen dalam melakukan penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC). Tim manajemen harus memiliki perencanaan yang matang, agar membuat pekerjaan bagi para staff menjadi lebih efisien dan praktis.

Melalui perkembangannya saat ini, para engineering menerapkan Machine Learning pada GRC. Hal ini bertujuan untuk membantu tim manajemen perusahaan dalam melakukan tata kelola yang lebih baik dari sebelumnya. Jadi bagaimana cara Machine Learning membantu pengelolaan GRC?

  • Machine Learning dapat melakukan pengelolaan risiko berdasarkan Risk Appetite Thresholds, estimations, dan respons.
  • Melakukan identifikasi berdasarkan pola-pola dari penipuan. Menggunakan teknik analisa prediktif yang berguna untuk mengembangkan efektivitas kontrol.
  • Membantu pencegahan ancaman cyber, dengan melakukan analisis data melalui studi kasus yang telah terjadi sebelumnya.
  • Meningkatkan proses kerja dengan memanfaatkan algoritma dari teknologi Robotic Process Automation.

Salah satu perusahaan penyedia software produk GRC, yaitu Galvanize, melalui laman resminya, wegalvanize.com, mereka mengungkapkan jika “Kami akan membantu perusahaan Anda dalam melakukan pengelolaan GRC. Kami menggunakan kumpulan data yang telah dianalisis. Dengan penerapan Machine Learning pada software GRC yang kami miliki, perusahaan Anda akan jauh lebih aman dibanding sebelumnya.”

  • Mengidentifikasi Risiko Operasional Perusahaan

Risiko yang terjadi datang dari berbagai hal, salah satunya datang dari operasional perusahaan. Bagaimana cara Machine Learning pada GRC dapat membantu menanganinya?

 

  • Ancaman Serangan Cyber

Galvanize menggunakan teknik analisa statistik berdasarkan algoritma. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan teknologi anti-spam, tujuannya untuk mendeteksi dan menganalisa banyaknya pesan dari berbagai bahasa yang berpotensi sebagai ancaman.

  • Upaya Money Laundering

Biaya penggunaan anti-money laundering (AML) diperkirakan dapat mencapai $ 23.5 miliar setiap tahun. Namun dengan penerapan Machine Learning pada produk GRC dari Galvanize, solusinya adalah teknik pengelompokan berdasarkan klasifikasi transaksi. Hal ini berguna untuk dapat mendeteksi adanya bentuk kejadian yang sama. Dengan begitu, tim manajemen dapat mengungkap adanya money laundry

 

  • Alokasi Sumber Daya

Menggunakan sumber data transaksi lama untuk membaginya berdasarkan periode. Machine Learning dapat membantu tim manajemen untuk memprediksi kantor cabang yang cenderung gagal dalam melakukan proses audit. Hal ini sangat membantu perusahaan untuk memprioritaskan pada lokasi tempat yang lebih banyak membutuhkan perhatian.

  • Perencanaan Proses Kerja

Melalui teknologi Machine Learning, tim manajemen (para profesional GRC) perusahaan dapat melakukan pengubahan data untuk mengetahui dampak dari model kerja yang direncanakan, misal apakah model kerja yang dibuat dapat meningkatkan atau menurunkan risiko, serta manfaat lain yang terdapat di dalamnya adalah kemampuannya dapat menghilangkan false positive.

Melalui perkembangan digital yang bergerak sangat cepat, berbagai perusahaan membutuhkan beragam solusi untuk dapat membantu mereka terus berkompetisi di pasar penjualan. AMT IT Solutions bersama Galvanize memprediksi, jika pada awal tahun nanti setiap perusahaan akan menerapkan Machine Learning pada seluruh perangkat pendukung kerjanya.

Related Post :