Dalam menjalankan suatu bisnis, siklus audit adalah prosedur penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan keuangan dan keberhasilan operasional. Lalu, bagaimana cara menerapkan siklus audit internal yang efektif? Simak penjelasan berikut ini.
Siklus audit adalah proses mengidentifikasi keakuratan laporan keuangan perusahaan. Siklus ini menyediakan metode terstruktur bagi auditor untuk mengumpulkan bukti audit yang cukup dan kompeten melalui proses akuntansi yang sistematis. Dengan begitu, auditor dapat memberikan opini yang tepat atas informasi keuangan perusahaan.
Siklus audit berfungsi untuk menjaga keakuratan dan keandalan informasi serta laporan perusahaan. Prosedur ini dapat membantu Auditor untuk mencegah kesalahan dan mendeteksi potensi kecurangan.
Selain itu, siklus audit internal juga dapat membangun kepercayaan dewan direksi sekaligus memastikan perusahaan mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tanpa prosedur ini, perusahaan dapat berisiko menghasilkan laporan keuangan yang tidak akurat yang dapat menimbulkan kerugian finansial dan merusak reputasi.
Pada umumnya ada empat tahapan siklus audit internal yang perlu dilakukan oleh perusahaan, yaitu:
Tahap pertama dalam siklus audit adalah mengidentifikasi seluruh risiko yang berpotensi memengaruhi laporan keuangan. Termasuk risiko manajemen arus kas, pencatatan, hingga efektivitas sistem pengendalian internal dan ketersediaan catatan akuntansi yang tepat waktu.
Tahap selanjutnya auditor auditor akan menyusun rencana audit yang komprehensif. Proses ini meliputi penentuan jenis bukti audit yang diperlukan, evaluasi sistem pengendalian internal, serta metode pengumpulan bukti.
Pada tahap eksekusi, auditor akan menjalankan rencana yang telah disusun melalui pemeriksaan mendetail terhadap catatan keuangan dan proses internal. Tahapan ini mencakup wawancara karyawan, penafsiran dokumen, dan verifikasi transaksi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan catatan yang bebas penyimpangan dan ketidaksesuaian.
Tahap terakhir dalam siklus audit internal yaitu mengevaluasi semua bukti yang terkumpul dan menyusun opini atas laporan keuangan. Selanjutnya auditor akan menyajikan hasil audit dalam bentuk laporan untuk manajemen dan dewan direksi. Laporan itu sendiri berisi temuan audit dan rekomendasi perbaikan yang jelas dan transparan.
Audit Tahunan
Pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan satu kali dalam setahun;
Audit Triwulan
Pemeriksaan yang dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan keakuratan laporan keuangan secara berkelanjutan;
Audit Bulanan
Audit yang sering dilakukan tiap bulan untuk memantau kondisi dan kesehatan keuangan perusahaan secara lebih dekat;
Audit Mingguan
Audit yang umumnya dilakukan oleh perusahaan besar dengan volume transaksi yang tinggi.
Membangun siklus audit adalah upaya untuk menjaga keakuratan laporan perusahaan dan membangun kepercayaan dewan direksi. Auditrunner sebagai penyedia solusi audit digital mendukung seluruh siklus audit perusahaan. Mulai dari identifikasi risiko hingga pelaporan hasil audit melalui proses yang terstruktur dan terdigitalisasi.
AMT IT Solution sebagai Auditrunner Official Partner dapat membantu menyediakan solusi audit yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk konsultasi dan informasi selengkapnya, hubungi marketing@amt-it.com atau klik ikon WhatsApp.
Contact us