Di tengah perkembangan era digital, kualitas jaringan WiFi menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas bisnis. Untuk mewujudkannya, Anda perlu berinvestasi pada perangkat jaringan berkualitas seperti access point dari Aruba. Lalu, apa perbedaan Aruba Access Point dan access point biasa?
Artikel berikut ini akan membahas perbedaan Aruba Access Point dan access point biasa dari sisi tujuan penggunaan, performa, keamanan, manajemen, dan skalabilitas.
Aruba Access Point dibuat untuk jaringan berskala besar dengan cakupan area yang luas. Sehingga penggunaannya cocok untuk di lingkungan enterprise seperti kantor, gudang, rumah sakit, kampus, dan lingkungan yang memiliki tingkat kerumitan area sedang hingga tinggi. Misalnya, area outdoor dengan suhu tertentu.
Sementara access point biasa pada umumnya dirancang untuk penggunaan di rumah, kafe kecil, atau SOHO (Small Office Home Office). Dengan jumlah pengguna yang terbatas dan kebutuhan internet sederhana yang jauh dari kompleksitas.
Access point biasa pada umumnya seringkali mengalami penurunan performa ketika banyak perangkat yang terhubung secara bersamaan. Sedangkan pada Aruba Access Point, permasalahan tersebut dapat diatasi berkat pemanfaatan teknologi canggih yang mendukung Wi-Fi 6 / Wi-Fi 6E, OFDMA dan MU-MIMO untuk efisiensi bandwidth, hingga optimasi radio otomatis berbasis AI, dan masih banyak lainnya. Sehingga, performanya dapat tetap stabil di lingkungan yang kompleks dengan banyak pengguna sekaligus.
Perbedaan Aruba Access Point dan access point biasa juga terletak pada manajemen dan monitoring jaringannya. Access point biasa umumnya dikelola satu per satu dengan troubleshooting manual, serta visibilitas performa jaringan yang minim.
Sedangkan Aruba menawarkan manajemen yang terpusat melalui Aruba Central, dengan pendeteksian dan perbaikan masalah secara proaktif. Memungkinkan monitoring real-time berbasis cloud, sehingga membantu tim IT dalam mengelola jaringan di banyak tempat dengan lebih efisien.
Access point biasa pada umumnya tidak dilengkapi dengan keamanan jaringan yang memadai. Sedangkan Aruba Access Point menawarkan standar keamanan enterprise (WP3), integrasi Zero Trust dan Network Access Control, segmentasi akses untuk pengguna dan perangkat, serta perlindungan terhadap pemasangan access point ilegal dan ancaman wireless.
Jika access point biasa sulit untuk dikembangkan saat bisnis tumbuh, maka Aruba menawarkan access point yang bersifat scalable. Di mana Anda dapat dengan mudah menambahkan access point tanpa mengganggu jaringan. Sangat cocok untuk strategi network jangka panjang yang mendukung IoT dan kebutuhan bisnis di masa yang akan datang.
Ada banyak perbedaan Aruba Access Point dan access point lainnya yang dapat berpengaruh terhadap performa jaringan. Termasuk kapasitas pengguna, manajemen dan monitoring, keamanan jaringan, hingga skalabilitas yang ditawarkan. Jika kebutuhan jaringan bisnis Anda setara dengan kebutuhan di skala enterprise atau ingin menikmati jaringan yang lebih baik, maka Aruba Access Point adalah pilihan yang tepat.
AMT IT Solutions sebagai Aruba Official Partner dapat membantu Anda membangun jaringan yang optimal untuk meningkatkan produktivitas bisnis. Untuk konsultasi dan informasi selengkapnya, hubungi marketing@amt-it.com atau klik ikon WhatsApp.
Contact us