Zero Day Attack: Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Zero Day Attack adalah

Adanya celah keamanan dalam infrastruktur IT suatu perusahaan dapat menjadi target serangan hacker. Zero Day Attack adalah salah satu bentuk kejahatan tersebut yang dapat merugikan perusahaan Anda.

Demi mencegah serangan tersebut, tiap perusahaan disarankan untuk meningkatkan cyber security di lingkungannya. Untuk membangun kesadaran akan bahaya ancaman siber, berikut penjelasan mengenai apa itu Zero Day Attack beserta cara mencegahnya.

Apa Itu Zero Day Attack?

Apa Itu Zero Day Attack?

Zero Day Attack adalah jenis serangan siber yang memanfaatkan celah keamanan pada sistem perusahaan. Istilah “zero day” merujuk pada kondisi ketika korban baru saja menemukan kelemahan pada sistem miliknya, sehingga hanya memiliki waktu 0 hari untuk memperbaiki.

Saat korban terlambat untuk memperbaiki, penyerang sudah mengeksploitasi titik lemah tersebut dan mengirimkan malware ke dalam sistem korban. 0-Day Attack berbeda dengan zero day exploit yang berarti metode yang digunakan peretas untuk menyerang sistem.

Cara Mendeteksi 0-Day Attack

  1. Menggunakan basis data malware yang ada sebagai referensi (tidak semua basis data malware dapat mendeteksi 0-day attack karena jenis serangannya termasuk baru);

     

  2. Sebagai alternatif, Anda dapat mencari karakteristik malware 0-Day Attack berdasarkan cara mereka berinteraksi dengan sistem target;

     

  3. Gunakan machine learning untuk mendeteksi serangan yang telah direkam sebelumnya. Kemudian tetapkan garis dasar perilaku sistem yang aman berdasarkan data interaksi sebelumnya dan yang akan datang dengan sistem. Semakin banyak data yang tersedia, maka proses pendeteksian akan semakin baik.

Cara Mencegah Serangan Zero Day

Malware yang masuk ke dalam sistem perusahaan akan secara cepat merusak sistem tersebut. Untuk menghindari kerugian yang ditimbulkan, berikut cara mencegah Zero Day Attack:

Perbarui Software dan OS Secara Konsisten

Salah satu cara mencegah Zero Day Attack adalah dengan menggunakan software dan OS versi terbaru. Hal ini dikarenakan vendor yang memperbarui produknya tentu akan menyertakan keamanan tambahan untuk menutup celah kerentanan keamanan di versi produk sebelumnya.

Batasi Penggunaan Aplikasi

Semakin banyak perangkat lunak yang Anda miliki, maka akan semakin banyak pula potensi kerentanan yang mungkin terjadi. Anda dapat mengurangi risiko tersebut dengan cukup menggunakan aplikasi penting yang benar-benar Anda butuhkan.

Gunakan Firewall

Firewall memiliki peran penting dalam melindungi sistem dari ancaman 0-Day Attack. Anda dapat menggunakan Sangfor Next Generation Firewall untuk memberikan perlindungan optimal pada sistem. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan F5 Advanced WAF untuk memfokuskan perlindungan anti-malware pada web application.

Berikan Pelatihan Karyawan

Serangan 0-Day dapat terjadi karena kelalaian manusia dalam menjaga keamanan. Berikan pelatihan pada karyawan mengenai pentingnya cyber security untuk melindungi mereka dari serangan siber, termasuk Zero Day Attack dan ancaman digital lainnya.

Gunakan Solusi Perlindungan Endpoint

Celah keamanan dapat dipicu oleh perangkat perusahaan yang tidak terlindungi dengan baik. Anda dapat menggunakan solusi Sangfor Endpoint Secure untuk melindungi perangkat komputer, laptop, printer, dll dari malware.

Cegah Zero Day Attack Bersama Solusi Sangfor

Anda mungkin sepakat jika Zero Day Attack adalah serangan berbahaya yang perlu dihindari. Serangan tersebut akan mengeksploitasi celah kerentanan sistem sehingga malware akan dengan mudah masuk.

Untuk mencegah serangan tersebut, Anda dapat menggunakan solusi perlindungan seperti Sangfor NGAF dan Sangfor Endpoint Secure. AMT IT Solutions sebagai Sangfor Official Partner Indonesia dapat membantu Anda menyediakan kebutuhan tersebut. Hubungi kami melalui marketing@amt-it.com atau klik ikon WhatsApp.