Mengenal Jenis-Jenis Switch Dalam Jaringan Internet

Network Switch

Endpoint device yang Anda gunakan saat ini mungkin terhubung ke salah satu switch sehingga memiliki akses menuju internet. Umumnya, jenis-jenis switch terbagi atas dua tipe, yaitu managed switch dan unmanaged switch.

Sebelum membahas keduanya, Anda perlu memahami terlebih dahulu apa itu switch. Network switch adalah perangkat yang dapat menghubungkan beberapa endpoint agar dapat melakukan pertukaran paket, termasuk menerima, memproses, serta meneruskan data menuju perangkat lainnya.

Jika dilihat berdasarkan model 7 layer OSI (Open System Interconnection), maka switch terletak di layer ke-2 dan layer ke-3 pada bagian data link dan network. Dimulai dari access switch di layer ke-2 yang langsung terhubung dengan endpoint seperti smartphone dan laptop, hingga distribution switch dan core switch yang ada di layer ke-3 untuk melakukan proses routing.

Di artikel kali ini, Anda akan memahami lebih jelas lagi jenis-jenis switch dalam jaringan internet beserta perbedaannya. Simak sampai selesai, ya!

Jenis-Jenis Switch Network

Jenis-Jenis Switch

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ada dua jenis switch terbagi atas unmanage switch dan managed switch. Lalu, apa perbedaan keduanya? Di bawah ini penjelasannya.

Unmanaged switch

Seperti namanya, unmanaged switch adalah jenis switch yang sudah memiliki pengaturan tetap sehingga tidak dapat lagi dikelola atau dikembangkan di kemudian hari. Switch ini umumnya digunakan di perumahan atau perkantoran skala kecil dengan jumlah pengguna yang tidak terlalu banyak.

Unmanaged switch merupakan jenis switch plug and play, di mana perangkat Anda dapat langsung mengakses internet ketika terhubung melalui switch jenis ini. Switch jenis ini umumnya dipilih karena mudah dalam melakukan pemasangan maupun perawatan.

Managed switch

Berbeda dengan unmanaged switch yang tidak dapat dikelola kembali, managed switch menawarkan kemampuan pengelolaan hingga dapat melakukan peningkatan skalabilitas sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Switch jenis ini, umumnya digunakan oleh perusahaan skala besar dengan banyak user yang membutuhkan banyak jaringan internet. Switch jenis ini dirancang dengan berbagai fitur lengkap yang dapat meningkatkan pengalaman penggunanya. Seperti kontrol pengelolaan jaringan, meningkatkan keamanan, hingga meningkatkan skalabilitas. 

Dengan beragam kelebihan yang dimiliki, tentunya switch jenis ini memiliki harga yang cukup mahal jika dibandingkan dengan unmanaged switch.

Perbedaan Unmanaged Switch dan Managed Switch

Agar lebih jelas, berikut tabel perbandingan antara unmanaged switch dan managed switch:

Unmanaged Switch Managed Switch
Berfungsi untuk menghubungkan perangkat dan internet dengan pengaturan tertentu. Tanpa menyediakan penyesuaian yang dapat diatur sendiri.
Berfungsi untuk mengelola, mengkonfigurasi, dan memantau pengaturan, serta memungkinkan Anda mengontrol traffic LAN.
Meskipun tidak dapat mengatur jaringan, unmanaged switch memiliki layanan Quality of Service (QoS) bawaan yang dapat membantu meningkatkan kinerja jaringan bila diperlukan.
Dapat mengatur prioritas pengguna untuk mendapatkan jaringan yang maksimal.
Tidak memiliki sistem keamanan perlindungan, namun dapat mencegah gangguan pada jaringan dan bertindak sebagai port yang dapat dikunci.
Memiliki banyak fitur keamanan, seperti dapat memantau traffic, mengontrol proses pengaturan ancaman, melindungi data, hingga melakukan perencanaan manajemen.
Biaya cenderung lebih murah.
Biaya lebih mahal karena memiliki lebih banyak fitur.
Dapat digunakan oleh beberapa pengguna.
Dapat digunakan oleh banyak pengguna bersamaan.

Tipe-Tipe Switch Berdasarkan Fungsinya

Tipe-Tipe Switch

Jenis switch tidak hanya terbagi atas managed dan unmanaged switch. Untuk terhubung ke internet, perangkat Anda harus melewati beberapa tipe switch seperti:

1. Core switch

Seperti namanya, core switch atau switch inti merupakan switch yang berperan sebagai inti penghubung antara perangkat dengan internet. Core switch terletak di bagian backbone atau inti fisik jaringan.

Jenis switch ini berperan sebagai penghubung ke jaringan WAN (Wide Area Network). Core switch menyediakan titik agregasi akhir untuk jaringan dan memungkinkan beberapa modul agregasi untuk bekerja secara bersamaan.

2. Distribution switch

Distribution switch adalah jenis switch yang berperan untuk mendistribusikan traffic jaringan dari core switch menuju access switch, atau langsung mendistribusikannya ke perangkat jika user tidak menggunakan access switch. Begitupun sebaliknya. Jenis switch ini akan Anda temukan di bagian layer distribusi pada sebuah jaringan dengan penggunaan yang cukup tinggi.

3. Access switch

Access switch merupakan jenis switch yang terletak dibagian layer akses. Switch jenis ini berfungsi sebagai perantara pertama penghubung antara perangkat dengan jaringan internet. Ciri-ciri access switch umumnya memiliki lebih banyak port untuk menghubungkan lebih banyak perangkat menuju distribution switch maupun langsung menuju core switch.

Pilih Switch Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda

Network Switch

Switch merupakan perangkat wajib yang dibutuhkan jika Anda ingin menyediakan jaringan internet di perusahaan. Untuk jenis-jenis switch yang ada dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang Anda jalankan.

Baik managed switch maupun unmanaged switch memiliki kekurang dan kelebihannya masing-masing. Jika Anda membutuhkan solusi jaringan internet, PT Artha Mulia Trijaya atau AMT IT Solutions menyediakan jenis-jenis switch yang dibutuhkan perusahaan Anda!