Sejarah Perkembangan Cloud Computing di Indonesia Terlengkap

Sejarah Cloud Computing

Teknologi komputasi awan saat ini tengah berkembang pesat bersamaan dengan tingginya transformasi digital di kalangan masyarakat. Jika dilihat dari awal mula sejarah perkembangan cloud computing, peminat teknologi tersebut semakin meningkat terutama di Indonesia.

Fitur komputasi awan saat pertama kali ditemukan hingga saat ini, tentunya telah mengalami banyak perubahan. Lalu, seperti apa sejarah perkembangan cloud computing di Indonesia? Simak melalui artikel berikut ini, ya!

Sejarah Perkembangan Cloud Computing

Penemuan Cloud Computing

Awal mula penemuan teknologi cloud computing tidak terlepas dari nama J.C.R. Licklider. Dikutip dari Computerworld, Licklider adalah seorang ilmuwan komputer sekaligus direktur pertama Information Processing Techniques Office di tahun 1960-an. Setidaknya, ada dua project yang melibatkan Lickdiker dalam sejarah perkembangan cloud computing.

MAC Project

Tempat di mana J.R.C Licklider bekerja merupakan bagian dari Defense Advanced Research Projects Agency atau DARPA. Di tahun 1963, DARPA kemudian memberikan pendanaan sebesar $2 juta kepada MIT untuk menjalankan proyek MAC (Mathematics and Computation). Di mana, proyek tersebut merupakan eksperimen besar pertama di dunia dalam bidang komputasi personal.

Dalam project tersebut, MIT diharapkan dapat mengembangkan teknologi yang memungkinan komputer untuk digunakan oleh dua orang atau lebih secara bersamaan. Di sinilah teknologi komputasi awan mulai ditemukan dengan istilah awal “virtualisasi”.

Dahulu, komputer menggunakan gulungan pita magnetik untuk menyimpan memori yang dapat diakses oleh dua hingga tiga orang. Kondisi inilah yang kemudian menciptakan virtuliasisi yang dikembangkan menjadi cloud computing.

ARPANET

Di tahun 1969, J. C. R. Licklider membantu mengembangkan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network), yaitu upaya pembuatan jaringan komputer sederhana. Bersama dengan itu, Licklider kemudian mempromosikan visinya yang disebut “Intergalactic Computer Network”.

Visi tersebut bertujuan untuk membuat setiap orang di dunia saling terhubung melalui komputer, serta dapat mengakses informasi dari mana saja. Berawal dari ARPANET kemudian terciptalah teknologi internet. Bersamaan dengan itu, teknologi komputasi awan menjadi semakin berkembang karena internet dibutuhkan untuk dapat mengakses cloud computing.

Istilah awal virtualisasi kemudian mulai bergeser di tahun 1970-an, di mana saat ini menggambarkan penciptaan mesin virtual yang bertindak sebagai komputer nyata, dengan sistem operasi yang berfungsi penuh.

Ditambah kehadiran internet, virtualisasi berkembang pesat. Banyak bisnis yang mulai menawarkan jaringan “virtual” pribadi sebagai layanan yang dapat disewakan. Penggunaan komputer virtual pun semakin populer di tahun 1990-an. Saat itu, konsep virtualisasi sudah mengacu kepada pengembangan infrastruktur komputasi awan modern.

Perkembangan Layanan Cloud Computing di Indonesia

Perkembangan Cloud Computing di Indonesia

Di Indonesia, perkembangan layanan komputasi awan ditandai dengan masuknya pemain-pemain besar di bidang cloud computing yang menawarkan berbagai kemudahan melalui inovasi teknologi tersebut.

1. Amazon Web Services

AWS merupakan perusahaan IT yang mempengaruhi revolusi cloud computing di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan berbagai layanan komputasi awan seperti private virtual server dengan skala yang dapat diatur, database management system, cloud storage, dan lain sebagainya.

Amazon Web Service menyediakan tiga ketersediaan zona untuk wilayah Jakarta. Ketiga zona tersebut terpisah secara geografis, dengan satu zona ketersediaan berjarak sekitar 100 KM dari yang lain. Dengan begitu, AWS dapat menjalankan beban kerja yang seimbang, menyimpan data dengan aman, serta dapat berkembang lebih cepat dengan latensi yang lebih rendah.

2. Microsoft

Microsoft adalah salah satu perusahaan yang mempengaruhi sejarah perkembangan cloud computing di Indonesia. Pasalnya, perusahaan software ini menyediakan solusi komputasi awan untuk pelaku bisnis di Indonesia agar dapat berkembang dengan lebih mudah.

Bersama dengan pemerintah Indonesia, Microsoft meluncurkan program Berdayakan Ekonomi Digital. Di mana program ini nantinya akan mewakili komitmen Microsoft untuk mendukung pertumbuhan serta transformasi digital para pelaku bisnis di Indonesia.

Melalui program ini juga, Microsoft telah membangun data center pertamanya di Indonesia. Dengan begitu, perusahaan software ini dapat memberikan layanan komputasi awan yang lebih aman dan terpercaya kelas dunia.

Microsoft juga berencana memberikan pelatihan kepada 3 juta orang Indonesia agar dapat menciptakan peluang ekonomi yang inklusif di era digital. Sehingga dapat membantu pertumbuhan bisnis di Indonesia.

3. Google Cloud

Google Cloud termasuk salah satu perusahaan yang ikut menambah perkembangan cloud computing di Indonesia. Pada Juni 2020, Google Cloud meluncurkan wilayah pertamanya di Jakarta. Hal tersebut bertujuan agar layanan Google Cloud menjadi lebih dekat dengan pelanggan di Indonesia dan Asia Tenggara. Setelah peluncurannya tersebut, secara total Google Cloud memiliki 24 wilayah di 17 negara, yang masing-masing memiliki 73 zona.

Sedangkan untuk tahun ini, Google Cloud Indonesia berencana untuk mengadakan 150 ribu laboratorium pelatihan di Indonesia untuk memberikan pelatihan serta sertifikasi cloud computing agar dapat lebih mengembangkan potensi yang ada di Indonesia.

4. Alibaba

Pada awal 2021, Alibaba membuka pusat scrubbing data pertama mereka di Indonesia. Dengan begitu, perusahaan besar tersebut mengklaim telah memiliki 64 wilayah ketersediaan yang tersebar di 21 wilayah di dunia.

Pengembangan layanan Alibaba juga mencakup cyber security terhadap serangan siber seperti DDos Attack. Selain itu, Alibaba Cloud telah berkomitmen untuk pengembangan wilayah ketersediaan yang berkelanjutan serta Data Scrubbing Center.

5. Layanan Cloud Computing Lokal

Saat ini, perkembangan layanan komputasi awan juga mulai diwarnai oleh pemain dalam negeri. Beberapa di antaranya seperti Telkom Cloud yang menyediakan layanan cloud computing kepada pemerintah dan perusahaan.

Di Indonesia sendiri, sektor pelayanan berbasis cloud telah semakin kompetitif. Hal ini dikarenakan akan kesadaran terhadap pentingnya teknologi untuk menjalankan bisnis perusahaan.

Komputasi Awan Solusi Bisnis Masa Kini

Sejarah Perkembangan Komputasi Awan

Sejarah perkembangan cloud computing di dunia telah mempengaruhi perkembangan bisnis di Indonesia dan menjadi kebutuhan. Hal ini dikarenakan teknologi komputasi memungkinkan pelaku usaha untuk mendapatkan layanan cloud tanpa perlu membayar infrastruktur, manajemen, platform, maupun aplikasi pendukung layanan IT lainnya. Apakah Anda tertarik menggunakan layanan cloud computing?