Integrasi F5 BIG-IP APM dan Azure AD Untuk Kelola Akses Pengguna

BIG-IP APM dan Azure AD

Membangun IT infrastructure baik dalam bentuk cloud maupun on-premise, tentunya memiliki beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya dalam hal manajemen akses pengguna.

F5 BIG-IP APM (Access Policy Manager) dan Microsoft Azure AD (Access Directory) bekerja sama untuk menggabungkan akses ke semua aplikasi Anda dengan lebih lancar. Lalu, bagaimana cara keduanya berkolaborasi untuk memudahkan Anda mengelola akses pengguna? Simak selengkapnya di bawah ini.

Peran F5 BIG-IP APM dan Azure AD

Baik BIG-IP APM maupun Azure AD memiliki kemampuan tersendiri dalam melakukan pengelolaan akses pengguna suatu aplikasi. Pada kolaborasi kali ini, keduanya memiliki peran sebagai berikut.

Azure AD

Microsoft Azure Active Directory atau Azure AD adalah layanan manajemen akses dan identitas berbasis cloud. Layanan ini, mampu membantu Anda mengakses sumber daya eksternal, seperti Microsoft 365, portal Azure, dan berbagai aplikasi SaaS lainnya.

Selain itu, Azure AD juga dapat membantu Anda mengakses sumber daya internal seperti aplikasi di jaringan intranet maupun aplikasi cloud lainnya yang dikembangkan oleh perusahaan. Layanan ini, menyediakan Single Sign-On (SSO) dan Multi-Factor Authentication (MFA) untuk melindungi pengguna dari 99,9% serangan keamanan siber.

BIG-IP APM

F5 BIG-IP APM berfungsi untuk mengamankan, menyederhanakan, dan melindungi akses pengguna ke aplikasi, data, dan Application Programmable Interfaces (APIs). Selain itu, layanan ini juga menghadirkan access gateway yang dapat diskalakan.

Integrasi BIG-IP APM dan Azure AD

Integrasi BIG-IP APM dan Azure AD

Kolaborasi F5 dan Azure AD akan membantu kesulitan pengelolaan identitas antara public cloud dan aplikasi SaaS yang mendukung autentikasi modern. Seperti  Secure Assertion Markup Language (SAML), Open Identity Connect (OIDC), dan Open Authentication (OAuth). Serta, infrastruktur on-premise dan aplikasi private cloud yang mendukung autentikasi klasik, seperti Kerberos, header-based, dan RADIUS.

Kedua layanan ini, nantinya akan saling terintegrasi untuk membantu mengelola  identitas pengguna. Serta, memudahkan autentikasi dan otorisasi pengguna untuk setiap aplikasi yang digunakan oleh perusahaan.

Untuk meningkatkan keamanan, perusahaan dapat menerapkan kebijakan Azure AD Conditional Access. Selain itu, Anda dapat memanfaatkan mesin Azure Identity Protection untuk mendeteksi risiko, mengelola, dan memantau akses masuk pengguna. Menawarkan SSO, MFA, dan autentikasi tanpa kata sandi ke aplikasi.

Mengadopsi Model Keamanan Zero Trust

F5 BIG-IP APM dan Azure AD menghadirkan solusi terbaik yang terintegrasi untuk menerapkan Zero Trust di semua aplikasi perusahaan. Selain itu, F5 juga menyediakan fitur untuk memudahkan administrator melakukan manajemen akses dan konfigurasi aplikasi.

Mengadopsi model keamanan Zero Trust merupakan prioritas F5 dan Microsoft untuk memastikan keamanan dan efisiensi aplikasi perusahaan yang ada di cloud maupun SaaS. Selain itu, Anda juga dapat mengaktifkan aplikasi lokal untuk memanfaatkan fitur Azure AD melalui BIG-IP APM. Ada juga fitur Access Guided Configuration (AGC) yang mampu mengurangi kompleksitas konfigurasi akses aplikasi hingga 75%.

Kesimpulan

Penggunaan BIG-IP APM dan Azure AD secara bersamaan, dapat membantu perusahaan mendapatkan akses yang lancar dan terpercaya ke semua aplikasi yang digunakan. Juga, meningkatkan pengalaman bagi penggunannya termasuk administrator atau tim IT.

AMT IT Solutions sebagai mitra resmi F5 dan Microsoft menyediakan solusi kebutuhan perusahaan seperti BIG-IP APM dan lainnya. Untuk informasi selengkapnya, hubungi marketing@amt-it.com atau klik ikon WhatsApp.